Tidak salah bila Anda mengenal bilangan Padmosusatro sebagai sentra abon, sebagaimana pernah ditulis majalah Surabaya City Guide (SCG) beberapa waktu silam. Hingga kini, deretan toko penjual abon masih bisa Anda temui, bahkan dengan produk yang kian beragam jenis dan rasa. Sentra abon ini bisa menjadi jujugan bila Anda kerap melintasi jalur Mayjen Sungkono- Adityawarman Surabaya.

Namun, di bilangan Padmosusatro juga bisa Anda temui deretan jasa bekleed yang siap memenuhi kebutuhan Anda untuk urusan reparasi atau bikin baru mebel atau jok mobil Anda. Tinggal memilih jasa bekleed mana yang keahliannya paling Anda sukai untuk menjadi langganan. Tak perlu ragu, sebab mereka menawarkan jasa bekleed di situ terhitung sudah lama, sejak 1990-an. Kemampuan dan keahlian mereka tentu telah diuji oleh waktu. Kursi sofa atau jok mobil Anda dijamin bisa direparasi sebagus seperti semula. Bahkan mereka bisa membuatkan kursi-sofa baru dengan model dan hasil garap sekualitas apa pun yang Anda inginkan.

Markum (41), perajin bekleed yang memulai usahanya di bilangan Padmosusastro sejak 2003, mengungkapkan bila dirinya lebih banyak mengerjakan pesanan kursi sofa baru daripada permintaan reparasi. Ia katakan sanggup memenuhi pesanan konsumen dengan model apapun. “Konsumen tinggal membawa contoh gambar yang diinginkan, kami bisa membuatkan sesuai gambar yang disodorkan,” ujarnya. Entah gambar satu set sofa yang Anda bawa itu merupakan disain sendiri atau mengambil dari internet, ia akan membuatkannya untuk Anda.

Setelah kita membawa contoh disain, berikutnya tinggal memilih kualitas seperti apa disesuaikan dengan budget yang kita anggarkan. Kualitas itu, katanya, lebih berkaitan dengan bahan, bukan pada hasil garap. Kalau menginginkan kualitas standar, bisa memilih bahan kain atau oscar dengan kualitas menengah, impor dari Jepang atau Korea. “Dibuatkan seperti disain yang diinginkan, tapi bahannya menggunakan yang standar, bila ingin harga lebih murah,” katanya.

julajuli.com

Tapi bila menginginkan kualitas secara keseluruhan, imbuhnya, bisa memilih bahan impor dari Italia yang harganya tentu lebih mahal. Oscar buatan Italia itu, misalnya merek Empire, Esprito, MBtech, dan banyak lagi lainnya. Kualitas itu tak hanya soal cover, tapi isi dalam sofa juga bisa memilih bahan yang bagus atau standar. “Mau menggunakan spon atau silicon,” ungkapnya. Bahan silicon harganya lebih mahal, tapi jaminan kualitas dan ketahanannya bisa dibuktikan.

Keahlian dan kemampuan Markum membuatkan pesanan konsumen dalam bentuk dan model apapun itu, bukan isapan jempol bila merunut perjalanannya bergelut dalam bidang usaha bekleed. Pengalamannya sudah lebih dari 20an tahun, dan pernah bekerja ikut orang hingga tujuh orang bos bidang mebel. Pengalaman selama puluhan tahun itu tentu mengajarkan banyak hal, termasuk ilmu mebelair khususnya kursi-sofa, ketelitian dan standar kualitas, serta tentang standar pelayanan yang baik kepada pelanggan. Kemampuan itu kemudian ditularkan kepada anak buah yang membantunya.

“Sejak dulu begitu. Saya mesti mengajarkan semua yang saya bisa kepada anak buah saya. Kalau dihitung-hitung, sudah 30an orang yang saya latih. Setelah mereka memiliki keahlian, terserah mau digunakan dimana,” tuturnya. Mereka kini sudah menyebar dan membuka usaha bekleed sendiri-sendiri. Diantara mereka juga ada yang memilih pekerjaan di luar mebelair. Katanya, mereka ada yang membuka usaha di tempat lain di Surabaya, dan ada pula yang kembali ke kampung dan membuka usaha serupa.

Kini, ada 5 orang yang membantu pekerjaannya menyelesaikan pesanan-pesanan yang diterimanya. Dikatakan, pesanan yang datang padanya cukup lumayan dari orang-orang yang tinggal di kawasan elit Surabaya Barat. Pelanggannya antara lain dari penghuni perumahan elit, seperti Citraland, Graha Family, Darmo Permai, termasuk dari Galaxy Bumi Permai, Penjaringan Asri, dan Pondok Jati.

julajuli.com

Dibantu 5 orang karyawan, terangnya, dirinya bisa menyelesaikan pesanan kursi sofa dalam waktu antara 2-3 hari. Model dan tingkat kerumitan yang lebih, bisa diselesaikan dalam waktu paling lama 3 hari. Bisa dibilang waktu yang amat singkat karena semua dikerjakan secara manual mengandalkan keahlian tangan. Tapi diakui, justru di situlah keunggulannya. Pembuatan kursi sofa secara manual itu banyak melibatkan rasa dan seni, sehingga hasilnya lebih sesuai yang diharapkan. Bukan seperti yang dikerjakan serba mesin, yang sama sekali tidak melibatkan rasa selama pengerjaannya.

Kelebihan lainnya tentu menyangkut harga. Pesanan kursi sofa sesuai disain sendiri yang diinginkan, harganya bisa jauh lebih murah dibanding harga di toko mebel. Apalagi di toko mebel hanya bisa memilih disain sesuai stok yang mereka punya, bukan disain sebagaimana selera kita sendiri. Di sinilah jasa bekleed menemukan pasarnya. Harga bersaing dan bisa mengerjakan sesuai disain konsumen, merupakan keunggulan tersendiri bagi usaha bekleed. Tak heran bila jasa bekleed di sepanjang bilangan Padmosusastro selalu ramai pesanan dan kian banyak perajin yang membuka usaha di situ.

Perhitungan harga untuk pesanan kursi sofa, dihitung per seat. Harga termurah, katanya, mulai dari Rp 600 ribu hingga Rp 1.2 juta per dudukan untuk harga termahal. Bila pesanan kita terdiri dari 6 seat, tinggal mengalikan saja. Harga itu boleh jadi tidak seragam karena perajin bekleed Padmosusatro tidak diikat oleh sebuah organisasi atau paguyuban. Belasan usaha bekleed itu bergerak sendiri tanpa standar bersama.