Saat bunga-bunga seperti sanseivera, filansia, dan eforbia, sedang happening dan harganya mahal, banyak orang tiba-tiba tertarik membudidayakan tanaman bunga itu di lahan-lahan yang mereka miliki. Tanaman bunga itu, dengan segala jenisnya, dikreasi sedemikian rupa sehingga mampu tampil lebih menarik. Apa yang dikembangkan Fathiyah Amieni, warga Mastrip Kedurus Surabaya, sebagai satu contohnya. Kebun seluas 1.500 meter persegi di belakang rumahnya, setidaknya telah memberinya keuntungan secara ekonomis. Betapa tidak, lahan miliknya itu ditanami beragam jenis sansivera dan bunga serupa lainnya yang kemudian dikemas dalam bingkai yang layak sebagai souvenir.

Tanaman bunga sansivera yang berkarakter kecil-kecil diikat manis pada entong, pot kaca, atau akuarium. Kemasan seperti itu sangat bagus diaplikasikan sebagai hiasan taman atau dinding rumah. Selain cantik, bunga hias sansivera juga berfungsi baik untuk kesehatan. Tanaman jenis sansivera, filansia, atau eforbia, baik siang maupun malam tetap menghasilkan oksigen yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Tidak seperti tanaman lain yang siang menghasilkan O2, sedangkan malam mengeluarkan CO2.

“Jadi tanaman bunga sansi ini mampu menangkal seratus lebih radiasi yang ada di sekitar kita, karena yang dihasilkan hanya oksigen baik di waktu siang maupun malam,” kata ibu yang akrab dipanggil Mimien ini.

julajuli.com

Aspek fungsional sansivera bagi kesehatan seperti itulah yang senantiasa dikedepankan Mimien kepada teman dan sanak saudara. Namun, aspek ekonomis yang ternyata lebih menarik minat. Teman dan tetangganya ramai mendatanginya untuk belajar tentang seluk-beluk budidaya sansivera dan cara kreatif pengemasannya.

Sekitar tiga tahun lalu, lebih dari 10 orang aktif belajar sansivera di lahan kebunnya. Lalu mereka menerapkan budidaya sansivera di rumah masing-masing. Namun karena berbagai kondisi, lambat laun mereka beringsut satu per satu. Kini, Mimien melenggang sendirian untuk produk souvenir unik bunga sanse di Surabaya.

Namun ia tetap bersemangat untuk mengajak siapa pun yang tertarik membudidayakan bunga sansivera ini. Bukan semata karena ada keuntungan ekonomis yang bisa dihasilkan. Tapi lebih pada mengajak warga kota mencintai lingkungan dan peduli kesehatan. Mengingat kandungan menyehatkan yang dimunculkan tanaman bunga ini.

“Keuntungan ekonomis itu bisa pertimbangan berikutnya. Yang terutama justru karena keistimewaan bunga ini terhadap kesehatan lingkungan di mana kita tinggal,” tuturnya.

julajuli.com

Sudah memiliki keistimewaan lebih, bunga ini juga bukan jenis tanaman cerewet yang membutuhkan perawatan ekstra. Bila sudah dikemas di media yang unik seperti diterapkan Mimien, nyaris sangat mudah dan menyenangkan.

Kalau menggunakan media tanam di pot biasa, dengan lubang di bawahnya, cukup disiram tiga hari sekali. Dan biarkan terkena sinar mentari langsung. Bila diletakkan di gelas dan diletakkan di dalam rumah, cukup seminggu sekali dikeluarkan biar terkena sinar mentari pagi (hingga siang) untuk membantu proses fotosintesis tanaman ini. Atau bila ditempelkan pada media entong, akan bagus diletakkan pada batang pohon lainnya dan semprot air dua hari sekali.

Alhasil, ada banyak keuntungan yang bisa diperoleh bila mengoleksi tanaman bunga ini di rumah atau lingkungan aktifitas lainnya. Tanaman bunganya sendiri berfungsi bagus untuk kesehatan, cantik dan sangat cocok sebagai hiasan, serta perawatannya mudah.

Tak heran bila Walikota Surabaya Tri Rismaharini juga suka mengoleksi tanaman ini. Bunga sansivera dengan bentang 20 sentimeter, cukup besar, tertempel apik di rumah kediamannya. Anda tertarik?