Tak disangka, ternyata di lingkungan kantor Dinas Pertanian Kota Surabaya, yang berada di Jl. Pagesangan II/56, memiliki lahan yang difungsikan sebagai mini agrowisata. Area seluas 6000 meter persegi itu, terhampar kebun agro yang digunakan sebagai pengembangan budi daya pertanian, perikanan, kehutanan, kelautan, dan hortikultura.

Mini agrowisata itu terbuka untuk umum. Warga kota bisa memanfaatkannya untuk menikmati wisata alternatif, sekaligus belajar cara menanam dan merawat tanaman untuk bisa dikembangkan sebagai urban farming di lingkungan masing-masing.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Surabaya, Ir Joestamadji, MSi, mengutarakan pihaknya akan terus mengembangkan mini agrowisata ini, sesuai dengan kebutuhan yang terus berkembang. Sejak diset up pada 1999 silam, kunjungan ke mini agrowisata ini semakin hari semakin meningkat. Selain kelompok warga, kunjungan terbanyak, bahkan nyaris tiap hari, antara lain dari siswa sekolah-sekolah di Surabaya dan daerah sekitar, seperti Sidoarjo, Gresik, dan Madura.

Para siswa-siswi Play Group, TK, dan SD bisa belajar tentang pembibitan dan penanaman tanaman. Mereka juga bisa belajar cara beternak ayam, kelinci, dan ikan di sana. Mereka diajarkan tentang bagaimana merawat tanaman dan hewan yang baik dan benar.

julajuli.com

Untuk itu, pihak Distan Surabaya menyediakan sejumlah alat pertanian, mulai dari cetok, cangkul, tabung penyiram tanaman, dan bibit-bibit tanaman. Mereka langsung bisa praktek lapangan. Tak hanya siswa PG, TK, dan SD, siswa SMP dan SMA pun sering datang untuk belajar tentang pelajaran IPA dan Biologi di mini agrowisata.

Melihat animo masyarakat terhadap area rekreasi edukasi seperti itu, membuat pihak Distan Surabaya kian bersemangat untuk memberikan pelayanan yang terbaik. Daripada siswa-siswi sekolah di Surabaya melakukan kunjungan di tempat lain yang lebih jauh, sebaiknya memilih lokasi ini, karena di mini agro ini para siswa bisa mendapatkan media studi yang lengkap.

“Kami terpikir untuk tetap membuka Agrowisata pada Sabtu dan Minggu. Saat ini masih dalam tahap perencanaan dan masih disiapkan segala sesuatunya. Mudah-mudahan bisa terwujud,” ungkapnya.

Bagi yang ingin berkunjung ke Mini Agrowisata, Anda bisa melayangkan surat permohonan pada Dinas Pertanian Surabaya yang menyebutkan waktu dan tujuan kedatangan. Setelah itu, pihak Distan akan menghubungi contact person yang tercantum di surat Anda. “Intinya, mereka yang ingin datang ke sini sangat dimudahkan,” tegasnya.